oleh

Dansektor 22 Kol.Inf. Asep Rahman Taufiq Sosialisasikan Penggunaan TPS3R di Dago Bengkok Kelurahan Ciumbuleuit

Mitrapolisi.co.id/ BANDUNG- Sub 8 Sektor 22 Citarum harum yang dipimpin Dansektor 22 Kol.Inf. Asep Rahman Taufiq adakan kunjungan kerja di Daerah Dago bengkok ada di RW 1 Kelurahan Ciumbuleuit Kecamatan Cidadap Kota Bandung, Selasa, 13 Agustus 2019.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut Dansektor 22 Citarum Harum Kol. Inf. Asep Rahman Taufiq meninjau sampai sejauh mana realisasinya.

Kita sudah memperjuangkan untuk bisa berdirinya bangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) yang berlokasi di daerah Dago bengkok ini.tuturnya.

Menurut Dansektor 22 hasil rapat waktu yang lalu sudah menghasilkan kesepakatan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Camat Cidadap dan Lurah Ciumbuleuit Kota Bandung , sudah sepakat untuk segera untuk mengoperasionalkan TPS3R ini agar bermanfaat sebagai tempat pengolahan sampah.

Dari keputusan Camat Cidadap tempo lalu bahwa dana PIPPK Kecamatan juga mau di dikerahkan untuk TPS3R untuk mendanai operasional sebelum pengolahan sampai ini bisa mandiri secara berdiri sendiri oleh pengurusnya dan kegiatan 22 bahkan sudah dilakukan sosialisasi kemarin bahkan sudah mulai pendataan pendataan ke rumah-rumah berapa sampah yang sebetulnya bisa diangkut ke TPS3R ini bahkan hari ini juga masih berlanjut untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pemisahan sampah atau pemilahan sampah.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan bahwa dua hari ini sudah terlihat ada beberapa kendala diantaranya adalah medan lokasi ternyata dari tempat ini menuju ke tempat yang paling jauh itu di RT 09 dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

Jadi dengan jauhnya medan jangkauan  yang begitu curam memakan terkendala dengan pengangkutan sehingga dari sampah awal  ke tempat sampah yang bisa dikumpulkan ke TPS ini menjadi sedikit karena ternyata warga pun sudah melakukan upaya atau solusi solusi pengolahan sampah masing-masing ada yang dengan cara dibakar.

diantaranya ada sampah yang organiknya kemudian dikomposkan di kebunnya itu sudah melakukan Artinya bahwa kesadaran warga di Dago bengkok itu pun sudah mulai bergerak untuk melakukan proses pengomposan pengolahan sampahnya masing-masing sehingga pada hari ini kita hanya bisa melihat tanpa harus nyampe 100 Kg di TPS ini.

Jadi untuk sekarang  kalau sampah organiknya tidak nyampe 100 kg maka kita memerlukan sampah-sampah dari RW RW  lain dari Kelurahan Ciumbuleuit ini.

Kol.Asep Rahman Taufiq menyampaikan dan menyarankan mudah-mudahan nanti  bisa memberikan saran masukan kepada pemerintah juga dari mahasiswa yang sedang berat KKN di wilayah kecamatan coblong ,bahkan sudah menyampaikan agar membuat suatu kajian tentang bagaimana TPS 3R yang ada di Dago bengkok ini bisa bisa bawa operasional ya bisa bermanfaat bagi kegiatan pengolahan sampah yang ada di sekitar RW 1 di Kelurahan Ciumbuleuit .tutur Kol. Asep.

Hadir dalam acara sosialisasi penggunaan TPS3R  di Rw 1 Dago Bengkok Kelurahan Ciumbuleuit kec Cidadap Kota Bandung, Dansub 8  Pelda Ade, Serma Candra dan perwakilan dari Kelurahan Ciumbuleuit dan wakil dari Kecamatan Cidadap, Tokoh masyarakat Rw.1 serta masyarakat yang bertugas di TPS3R tersebut.(ds)*

News Feed